Ternyata Ini, Lho, Penyebab Umum Kardiomiopati! Sudah Tahu Belum?

Sumber: Alodokter.com
Apa, sih, kardiomiopati? Bagi orang awam nama kardiomiopati masih kedengaran asing. Ternyata, kardiomiopati adalah salah satu dari nama penyakit. Dilansir dari halaman Klikdokter, kardiomiopati adalah kondisi di mana terjadinya pembesaran pada otot jantung seseorang. Adanya kekakuan pada otot dapat memengaruhi kinerja jantung. Lalu, apa yang menjadi penyebab umum penyakit kardiomiopati? 

Ada banyak sekali yang bisa menjadi penyebab umum terjadinya kardiomiopati. Pertama, adanya gangguan jaringan ikat dan penunjang. Kedua, adanya pembentukan protein yang abnormal. Ketiga, terjadinya sarkoidosis di mana adanya peradangan dan penumpukan sel dalam jantung. Keempat, adanya tumpukan zat besi pada jantung. Kelima, terserang penyakit infeksi yang menyerang jantung. Keenam, dalam masa kemoterapi atau radioterapi. Ketujuh, mengonsumsi narkoba. Kedelapan, terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol. 

Selain penyebab umum kardiomiopati di atas, masih ada lagi penyebab umum kardiomiopati lainnya. Contohnya, adanya kerusakan jaringan pada jantung, adanya gangguan pada katup jantung, komplikasi kehamilan, kurangnya vitamin dan mineral, adanya penyakit metabolisme, dan irama jantung yang tidak terkendali. 

Penyakit kardiomiopati memiliki beberapa jenis menurut halaman halodoc. Berikut penjelasannya. 

1. Kardiomiopati Restriktif. 

Penyakit kardiomiopati jenis ini bisa membuat jantung menjadi kaku dan tidak lentur. Akibatnya fungsi jantung sebagai alat untuk memompa darah menjadi terganggu. 

2. Kardiomiopati Dilatasi. 

Kardiomiopati jenis ini mengakibatkan bagian ventrikel pada jantung membesar, menjadi lemah, dan merenggang di mana ventrikel berfungsi sebagai alat untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Selain itu, ventrikel juga memiliki fungsi sebagai menerima darah dari ruang jantung sebelah atas atau disebut sebagai atrium. 

3. Kardiomiopati Hipertrofik. 

Penyakit kardiomiopati jenis ini adalah akibat dari faktor genetik dalam keluarga dan bisa menyerang segala usia. Penyakit jenis ini ditandai dengan adanya penebalan pada otot jantung secara tidak normal, terutama pada ventrikel sebelah kiri jantung sehingga jantung menjadi sulit untuk memompa darah. 

4. Kardiomiopati Peripartum. 

Penyakit kardiomiopati jenis peripartum biasanya terjadi pada ibu hamil dan berlangsung selama masa kehamilan atau setelah kehamilan. 

5. Kardiomiopati Iskemik. 

Penyakit jenis ini mengakibatkan adanya penyempitan pada arteri. Akibatnya oksigen yang harusnya terpenuhi menjadi tidak tercukupi dan membuat jantung melemah. 

Penderita kardiomiopati memiliki beberapa gejala yang bisa dikenali dari sumber Alodokter, meliputi batuk saat berbaring, adanya rasa nyeri di dada, merasa pusing hingga ingin pingsan, mengalami sesak, irama pada jantung tidak beraturan, adanya pembengkakan pada kaki, tungkai, dan pergelangan kaki, serta perut kembung akibat cairan dalam tubuh. 

Apabila penyakit kardiomiopati dibiarkan dan tidak ditangani, maka akan menyebabkan beberapa komplikasi. Pertama, terjadinya gagal jantung. Otot jantung yang rusak akibat penyakit kardiomiopati bisa menyebabkan terjadinya gagal jantung dan membahayakan jiwa. Kedua, gangguan katup jantung. Akibat adanya pembesaran pada jantung mengakibatkan katup jantung tidak bisa tertutup dengan sempurna dan menyebabkan aliran balik darah dalam jantung. Ketiga, penggumpalan darah. Akibat dari jantung yang tidak bisa memompa darah dengan baik, maka adanya penggumpalan darah yang bisa lepas dan menyumbat aliran darah. Keempat, membuat jantung berhenti. Irama jantung yang tidak terkendali bisa membuat jantung berhenti mendadak. Akibatnya seseorang bisa meninggal dunia. 

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya kardiomiopati, antara lain: 
  • Menjaga berat badan agar tetap stabil dan jangan sampai mengalami obesitas. 
  • Menghentikan pola hidup tidak sehat, seperti merokok dan mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang berlebihan. 
  • Melakukan olahraga secara teratur. 
  • Memerhatikan asupan makanan dengan baik. 
  • Istirahat yang cukup. 
Itulah penyebab umum terjadinya kardiomiopati dan pencegahan yang bisa Anda lakukan. Sudah paham?

Belum ada Komentar untuk "Ternyata Ini, Lho, Penyebab Umum Kardiomiopati! Sudah Tahu Belum?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel